HANCURNYA NEGERI OLEH TIMBUNAN SAMPAH PLASTIK

sampah plastik

hancurnya lingkugan hidup

Masyarakat pada saat ini memang sangat gemar menggunakan pelastik sebagai wadah belanjaan baik di pasar tradisional maupun dipasar modern, karena menurut beberapa masyarakat menggunakan plastik sebagai wadah itu sangat lah efisien selain gratis didapatkan dari tempat belanja, plastik juga tidak tembus air jadinya belanjaan mereka yang mengandung air tidak akan tumpah.

Tetapi pada saat ini lingkungan kita sudah sangat terancam oleh sampah sampah pelastik karna sampah pelastik itu sendiri sangat susah terurai oleh tanah bahkan memerlukan waktu sampai 100 tahun untuk bisa terurai dengan tanah, Kalau sampah-sampah plastik beserta sisa makanan itu dibakar maka akan memproduksi dioksin dan furan. Zat tersebut dalam konsentrasi kecil saja bisa menyebabkan kematian. paparan zat dioksin apabila dihirup manusia dalam waktu singkat akan menimbulkan reaksi batuk, sesak napas, dan pusing. Gejala tersebut adalah respons tubuh saat terpapar zat berbahaya. Lalu, paparan dioksin pada jangka panjang diketahui bisa memicu kanker. Bahaya lain dari pembakaran sampah adalah pencemaran udara. Pasalnya, emisi karbondioksida yang dihasilkan akan menipiskan lapisan ozon.

Maka dari itu pemerintah bali mengeluarkan peraturan gubernur nomer 97 tahun 2018 tentang PEMBATASAN TIMBULAN SAMPAH PLASTIK SEKALI PAKAI. Penggunaan sampah pelastik sekali pakai sangat berbahaya bagi lingkungan karna dapat memperbanyak timbunan sampah pelastik dalam waktu sekejap. Bayangkan saja jika satu orang membuang sampah pelastik sekali pakai setiap hari maka jika dikalikan jumlah penduduk Negara ini, itu artinya akan ada kurang lebih 260 juta sampah pelastik yang dihasilkan setiap hari. Maka dari itu untuk mengurangi timbunan sampah pelastik terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan seperti menjadikan sampah pelasik sebagai kerajinan tangan.

Contoh kerajinan Tangan dari Sampah Pelastik yang Bermanfaat untuk kehidupan :

  • Pot Bunga
  • Tas dari sampah plastik
  • Ecobrick

Atau juga bisa dengan melakukan antisipasi terlebih dahulu seperti mengganti plastik sekali pakai dengan hal lain yang bisa digunakan berulang ulang kali atau menggunakan bahan yang bersifat organik, bahkan dibeberapa toko pun sudah menerapkan system anti kantong plastic yang artinya toko tersebut sudah tidak menyediakan kantong pelastik untuk para costumer yang berbelanja.

Dan akhir akhir ini sudah banyak gerakan social di masyarakat yang melakukan pembersihan lingkungan dari sampah terutama sampah pelastik, baik itu dijalanan, disungai mupun di pantai.

beach cleaning

Contoh dari sampah pelastik dan anjuran pemakaiannya adalah :

Jenis- jenis plastik

Sebagai generasi Muda kita juga wajib menjaga lingkungan dari sampah terutama sampah plastik agar terciptanya lingkungan yang bersih, sehat dan juga asri. Janganlah kita malah merusak lingkungan tempat kita hidup, jika kalian malas untuk ikut serta dalam gerakan social anti sampah pelastik maka minimal buanglah sampah pada tempat yang seharusnya agar tidak menimbulkan tumpukan sampah yang berserakan begitu saja.

Memang kita terkadang malas untuk harus mencari tempat sampah ketika mau membuang sampah apa lagi tempat sampahnya yang berjarak sangat jauh dari posisi kita dan terkadang juga kita malu untuk membawa sampah sambil berjalan apa lagi sampah yang dibawa berukuran besar, memang hal itu tidak terlihat keren tapi apa gunanya kita jadi keren jika harus mengotori tempat tinggal kita? Mungkin kita berfikir jika membuang sampah sembarangan itu tidak masalah besar kerana sudah ada petugas kebersihan yang akan membersihkannya? Tidak !!!

Justru dengan membuang sampah pada tempat nya kita sudah membantu petugas kebersihan untuk membersihkan lingkungan tentunya hal ini berpengaruh pada pahala yang kita dapat. Karna jika dalam agama hindu ini termasuk kedalam yadnya

kita juga sebagai generasi milenial harus ikut berperan aktif dalam upaya pemerintah memerangi sampah terutama sampah pelastik sekali pakai, mulai lah untuk membawa tas belanja sendiri ketika berbelanja, melakukan penghematan terhadap pengeluaran sampah pelastik. Jaga lingkungan ini jangan biarkan terjajah oleh serangan sampah pelastik yang sudah merusak lingkugan

Peran penting Generasi Muda dalam Pelestarian Busana Adat Bali

Busana Adat Bali sebagai kekayaan dari budaya indonesia

Busana Adat Bali adalah pakaian khas daerah Bali yang berciri khas adat Bali dan digunakan sebagai wujud perlindungan budaya yang mencerminkan sifat kesantunan, keteduhan, kedamaian, dan kebanggaan bagi pemakainya, yang Sesuai dengan peratura PERGUB NO 79 tentang hari penggunaan busana adat bali. dimana Waktu pelaksanaan Hari Penggunaan Busana Adat Bali yaitu pada jam kerja setiap Hari Kamis, Purnama, Tilem, dan Hari Jadi Provinsi pada tanggal 14 Agustus.

Tujuan dari penggunaan busana adat bali ini :

  • Untuk menjaga dan memelihara kelestarian Busana Adat Bali dalam rangka meneguhkan jati diri, karakter, dan budi pekerti.
  • Untuk mengenali nilai-nilai estetika, etika, moral, dan spiritual yang terkandung dalam budaya Bali
  • Untuk digunakan sebagai upaya pembinaan dan pengembangan kebudayaan Nasional, mendorong peningkatan pemanfaatan produk dan industri busana lokal Bali.

Berbusana adat bali ini berlaku untuk masyarakat bali yang digunakan oleh Pegawai di lingkungan Lembaga Pemerintahan, Guru, tenaga kependidikan dan peserta didik. Terkecuali bagi pegawai Lembaga Pemerintahan, pegawai Lembaga Swasta, dan tenaga professional yang oleh karena tugasnya mengharuskan untuk menggunakan seragam khusus tertentu atau karena alasan keagamaan, sedangkan bagi masyarakat adat Nusantara lainnya yang tinggal di wilayah Provinsi dapat menggunakan Busana Adat Bali atau busana adat daerahnya masing-masing.

Etika Penggunaan Busana Adat Bali harus  sesuai dengan nilai – nilai kesopanan, kesantunan, kepatutan, dan kepantasan yang berlaku di masyarakat yang sesuai dengan unsur unsur busana adat bali.

Unsur unsur busana adat bali untuk laki laki sekurang kurangnya terdiri atas:

1.Destar ( udeng)
Digunakan di atas kepala laki laki. Udeng terdapat 3 jenis yaitu :

  • Udeng jejaretan. untuk aktivitas persembahyangan
  • Udeng dara kepak. untuk para pemimpin
  • Udeng beblatukan. untuk digunakan oleh pemangku
Udeng ( Destar )

2.baju
Digunakan di badan. Baju adat bali harus digunakan dengan sopan dan rapi

baju adat bali
baju adat pria

3.Kamen
Digunakan di bagian bawah badan. kamen harus digunakan dengan cara yang benar yaitu tidak boleh menggunakan kamen diatas lutut atau menggunakan kamen pendek harus digunakan dibawah lutut miniman 10 jari dibawah lutut

kamen bali
kamen

3.kampuh
Digunakan di bawah setelah menggunakan kamen. kampuh digunakan harus menutupi kamen tapi tidak boleh lebih panjang dari kamen, setidaknya gunakan kampuh 3 jari diatas kamen

saput kamen
kampuh

4.Selendang
Digunakan sebagai ikatan di pinggang, laki laki harus menggunakan selendang dengan ikatan simpul hidup pada bagian kanan pinggan bukannya di tengah.

slendang

Unsur unsur busana adat bali untuk perempuan sekurang kurangnya terdiri atas :

1.Kebaya
Digunakan dibadan dengan sopan dan rapi

kebaya untuk perempuan

2.Kamen
Digunakan dibawah badan. kamen digunakan dengan cara yang hampir sama dengan laki laki yaitu menggunakan kamen 3 jari diatas mata kaki

kamen untuk perempuan

3.Selendang
Diikatkan dibadan dengan simpul hidup pada bagian kiri pinggang

selendang

4.Tata rambut
Ini pada perempuan biasanya disebut dengan mapusungan yang tujuan nya agar rambut sang perempuan tertata rapi

mapusungan

Budaya ini Harga diri kita!!!

Peran masyarakat terutama masyarakat bali tentunya sangat penting dalam hal ini untuk membantu menyukseskan pelaksanaan hari busana adat bali yang ditetapkan oleh gubernur bali saat ini.karna pentingnya hal ini untuk tetap menjaga dan melestarikan adat – budaya masyarakat bali,kita sebagai generasi muda atau yang orang sering sebut adalah kaum milenial harus ikut berpartisipasi menjaga kelestarian adat dan budaya bali yang sudah terkenal di mancan Negara akan kesenian dan keindahaan adat – budaya kita, agar tidak rusak maupun dirusak oleh orang asing maupun orang dalam itu sendiri, karna sudah banyaknya orang yang menyalah gunakan adat – budaya kita sendiri, seperti contohnya saja masih banyak orang yang memakai busana adat bali hanya untuk kepentingan gaya-gayaan saja tanpa memandang unsur – unsur dalam berbusana adat bali, tentunya itu dapat merusak kelestarian busana adat bali itu sendiri jika masih terus disalah gunakan seperti itu.

Ayolahhhh….ikut menjaga dan melestarikan adat – budaya bali, kita sebagai genersi muda tidak boleh acuh terhadap budaya kita sendiri, justru kita yang harus menjaga maupun mengembangkan adat budaya itu sendiri agar tidak punah termakan deras nya arus gelobalisasi.

Kenapa kita tidak bisa menjaga adat –  budaya kita sendiri? Kenapa kita begitu terobsesi dengan budaya lain bukannya budaya kita?. Bukannya menyalahkan jika kalian suka dengan budaya lain seperti  korea maupun jepang, tepi lebih prioritaskanlah budaya kita. Berbusana adat bali adalah hal yang kecil namun mempunya peran yang cukup penting dalam pelestarian adat dan budaya bali. Penampilan kalian tidak akan buruk jika menggunakan busana adat bali tetapi menambah kesan yang lebih elegan dalam diri kalian. Jangan takut berbusana adat bali, ayo bersama sama menjaga adat dan budaya bali ini agar tidak terdegradasi oleh budaya asing. Adat dan budaya bali adalah harga diri kita sebagai bagian masyarakat bali.

“kalian sebagai generasi pejuang bangsa harus tetap menjaga kearifan adat dan budaya bali ini agar tidak punah termakan derasnya arus globalisasi, banggalah kalian karna telah memiliki adat – budaya yang sangat indah ini,sadarlah kita sama sama berjuang untuk hal ini”

Gunamulya